Rabu, Februari 18, 2009

Jangan ada Dusta diantara kita


AYAT BACAAN : YAKOBUS 3 : 1-10

Terjadinya tabrakan dua kapal selam canggih HMS Vanguard milik Inggris dan Le Triomphant Prancis mengagetkan semua pihak. Petaka tengah malam antara 3 dan 4 Februari lalu di Samudera Atlantik itu dianggap sebagai kecerobohan terbesar. Apalagi, masing-masing kapal sama-sama mengangkut bom nuklir yang bila disatukan setara dengan 1.248 bom penghancur Hiroshima pada akhir Perang Dunia II.
Menilik apa yang terjadi, ditengarai penyebab terjadinya tabrakan adalah dikarenakan kedua kapal menggunakan tehnologi tercanggih yang dapat mengacaukan radar lawan, sehingga pergerakan antar kapal tidak dapat terdeteksi satu dengan yang lain.

Seringkali dalam kehidupan ini kita berusaha dengan segala cara mengelabui sesama untuk memetik keuntungan pribadi. Banyak perkara perkara yang tidak kita lakukan atas nama kebenaran dan keadilan demi kepuasan pribadi. Seringkali kita tampil dengan polesan manis dan penuh keramahan namun sesungguhnya kita berusaha mengambil apa yang telah dimiliki orang lain. Dan dapat kita rasakan, "tehnologi" mengelabui yang kita miliki dari hari ke hari semakin membuat kita lihai dan ahli dalam melakukan kebohongan-kebohongan.

Mengingat sabda Tuhan, bahwa lidah memang kecil. Tapi kekuatannya menjadikan dia
dapat mencitrakan identitas sang pemilik. Sudah sewajarnya kita berusaha untuk mengekang
dan mengendalikan lidah kita. Dan biarlah hanya kebenaran dan puji pujian yang membangun yang keluar dari mulut kita.

Selasa, Februari 10, 2009

Indahnya Ciptaan Sang Maha Kuasa




Dari semula, dunia sudah diciptakan baik olehNya. Penciptaan yang baik itu untuk kemakmuran dan kesejahteraan bagi manusia dan segala makhluk ciptaanNya. Dari fajar menyingsing hingga terbenam di ufuk barat, segala sesuatu yang ada dapat terasa indah ketika kita berjalan dalam terang KasihNya.

Maka di saat ketika kita merasakan beratnya langkah perjalanan kita, ada baiknya kita melihat dan mengingat, apakah kita sudah memohon pertolonganNya dan melibatkanNya dalam segala hal. Apakah kita sudah berjalan dalam terang kasihNya. Ataukah kita terlalu berani dan sombong untuk berjalan dengan kekuatan dan kemampuan kita sendiri.

Teman...mari kita renungkan ini semua, dan mari kita jalani hidup ini dengan sejahtera yang berasal dariNya