Selasa, Mei 12, 2009

BUKAN CINTA BIASA


AYAT BACAAN : YOHANES 3 : 15-18



Tommy adalah vocalis group band rock papan atas yang lumayan ganteng dan ngetop pada jamannya, tahun 80-an. Walaupun tidak sengetop God Bless, mereka masih punya fans ‘fanatik’ yang lumayan jumlahnya. Seiring berjalannya waktu, kelakuan Tommy dan para sahabat satu groupnya saat ini tidak bergeming dari life style orsinilnya; hidup bebas, urakan, kekanak-kanakan dan menyikapi hidup dengan visi sederhana; biar gak pernah serius, yang penting asik dan engga ganggu orang. Nah..masalahnya yang terakhir itu terasa mulai jadi tidak konsisten bagi Tommy ketika suatu hari di pintu apartementnya muncul gadis berusia 15 tahun yang mengaku anaknya. Keraguan bahwa itu hanya pengakuan yang mengada-ada dari gadis muda bernama Nikita itu mendadak sirna ketika Tommy mendengar langsung pangakuan Lintang, mantan pacarnya saat ia menjalani predikat sebagai “Play Boy Top 90-an” saat itu. Mereka berpisah begitu saja karena kelakuan Tommy yang jauh dari bagus itu. Lintang kini punya masalah, ia akan mengikuti calon suaminya pindah ke USA sementara Nikita masih harus menjalani sisa sekolahnya beberapa bulan sebelum menyusulnya. Dengan perasaan terpaksa, Lintang yang tidak punya pilihan lagi itu harus merelakan Nikita untuk sementara waktu, di”jaga” oleh Tommy. Demikian kira-kira sinopsis dari film Bukan Cinta Biasa yang segera tayang di layar lebar.

Bicara soal cinta, memang gampang-gampang susah. Seperti yang terjadi diatas, tommy yang dikenal hidup semau gue juga ternyata memiliki rasa cinta. Dan rasa CINTA itu ternyata menggelora ketika dia berjumpa dengan sosok anak yang dikasihinya. Yang juga membuat dia kembali menemukan hidup yang sejati, dan keluar dari sikap hidup semau gue.

Hidup kita sejatinya juga di mulai dari CINTA kasih Allah. Keberadaan kita di dunia ini juga tidak pernah lepas dari CINTA Allah. Bahkan ketika nyata-nyata kita bersikap hidup semau gue, Allah berkenan mengutus PutraNya untuk menunjukkan kepada kita wujud dari CINTA sejati Allah. Hidup kita yang semula semau gue, penuh kedagingan duniawi dan terancam pada maut sebagai upah dosa tapi dengan kehadiran Anak Allah, kita mendapatkan kembali CINTA sejati Allah.

Jelas bahwa yang diberlakukan Allah kepada kita adalah Bukan CINTA biasa. Cinta yang di berlakukan Allah kepada kita sudah terbukti merupakan CINTA sejati yang termahal. Dan itu telah menjadi Hak Milik kita, sebagai sesuatu yang termahal yang pernah kita miliki.

Maka bila kita sudah memilikinya, rawat dan jagalah CINTA Allah itu. Jangan pernah berpikir, bahkan berbuat untuk menggadaikan CINTA Nya terlebih untuk cinta-cinta dunia yang lain. Karena yang diberikanNya kepada kita adalah Bukan CINTA biasa !

Senin, Mei 11, 2009

LAKI-LAKI SEJATI


AYAT BACAAN : MAZMUR 128 : 1-6


Sebagai seorang model dan presenter, kesibukan Ferdy Hasan memang sangat padat. Tak pelak waktu untuk keluarga pun juga tak banyak. Namun pria kelahiran Jakarta, 35 tahun lalu, ini sangat menyadarinya.Lantaran itulah, begitu ada kesempatan libur, bapak dua anak itu berusaha memanjakan anak dan istrinya. Bukan membelikan barang berharga mahal. Bukan pula memberinya uang dalam jumlah besar. Dia hanya memasak untuk keluarga. "Kalau pas libur, pagi-pagi saya sudah bangun, lalu membuat masakan yang enak untuk mereka (anak dan istrinya). Kenapa pagi-pagi, karena saya ingin membuat kejutan," ungkap Ferdy. Begitulah cara Ferdy memanjakan keluarga. Bagi Ferdy, saat dirinya libur dari kerja, waktu sepenuhnya ia curahkan untuk mereka. ''Apa artinya sukses jika kita tidak mampu membaginya bersama orang yang kita cintai? Keluarga merupakan segalanya, mereka sumber semangat hidup aku,'' tandas Ferdy

Menjadi Laki-laki sejati ternyata bukan hanya memiliki keperkasaan dan ketangguhan secara fisik saja. Namun juga memiliki hati yang peka pada kebutuhan sekelilingnya. Dalam sebuah kehidupan keluarga, peranan laki-laki bukan hanya sebagai pelindung dan pemimpin saja. Tetapi ada peranan yang tak kalah penting yaitu Pengayom. Keluarga harmonis tercipta karena munculnya sosok yang mau melindungi dan mengayomi.

Mengayomi itu sendiri bisa terwujud dengan berbagai cara. Cara yang termudah adalah melayani. Laki laki sejati mestinya tak pernah merasa segan dan gengsi untuk melayani keluarga. Sesekali menggantikan peranan istri dalam rumah tangga, mencitrakan laki-laki yang penuh pengertian dan mengasihi keluarga dengan ketulusan hati.

Seperti yang ditulis oleh Raja Daud, laki-laki yang takut akan Tuhan akan memiliki hidup yang sejahtera. Keluarga yang hangat dan penuh berkat akan dikaruniakan kepadanya. Setujulah dengan apa yang dikatakan Ferdi Hasan. Apa artinya sukses bagi seorang laki-laki, bila tak mampu membagikannya dengan keluarga yang dicintainya ?

Kamis, April 30, 2009

Menangis dengan Sukses !


AYAT BACAAN : LUKAS 7 : 37-50

Penyanyi papan atas Indonesia, Dewi Sandra Killick berusaha mengungkapkan isi hatinya lewat lagu kepada sang suami Glenn Fredly. Judul lagu itu "Kapan Lagi Bilang I Love You". Tembang tersebut menjadi single hits untuk albumnya yang berjudul Wanita. Ternyata meski saat ini pernikahannya di ambang perceraian, dia masih mengharapkan ada kata cinta dari suaminya itu. Dengan jujur Ia mengatakan, " Saya menyanyikannya dengan jujur dan apa adanya. Nangisnya saja saya nikmati". Demikian yang Dewi Sandra katakan kepada wartawan , ketika merelease albumnya di jakarta kemarin.

Menangis adalah salah satu wujud emosi juga. Dan ini bukan hanya didominasi oleh kaum wanita saja, tetapi juga kaum pria. Penyebabnya juga macam, tapi yang terbanyak adalah karena peristiwa-peristiwa menyedihkan yang menjadikan perasaan duka kepada seseorang. Tetapi bukan hanya itu, perasaan senang dan sukacita pun terkadang mampu membawa seseorang pada situasi menangis. Semuanya normal saja, dan sangat bisa dimaklumi ketika air mata mengalir, dan terjadilah tangisan itu.

Alkitab juga menceritakan tokoh-tokoh yang pernah menangis. Salah satunya adalah perempuan di Yudea yang datang dihadapan Tuhan Yesus dengan tangis dan sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Ia menangis, berdiri di belakang Yesus dekat kakinya, lalu membasahi KakiNya dengan air mata dan kemudian menyeka dengan rambutnya. Tangis yang terjadi saat itu, adalah wujud expressi penyesalan atas dosanya dan permohonan ampun kepada Yesus. Diakhir cerita, Tuhan Yesus tersentuh hatiNya dan berkenan mengampuni dosa si wanita tersebut.

Menangis ternyata mampu mengangkat beban kehidupan. Dan itu jelas terlihat dalam cerita diatas, dan mungkin juga terjadi didalam kehidupan kita. Adakalanya kita merasa PLONG setelah menangis dan merasa beban kita sedikit terangkat. Cerita pada pagi ini mengingatkan kita untuk tidak perlu ragu lagi menangis dihadapan Tuhan. Ketika beban hidup terasa menghimpit kita, larilah dan menangislah dihadapanNya. Muliakan lah Dia, lewat doa yang sungguh-sungguh dan sandarkanlah perjalanan hidup kepada Dia. Dan rasakanlah kesuksesan sebuah tangisan.

Rabu, April 29, 2009

Baju Rohani


AYAT BACAAN : EFESUS 6 : 11 - 18


Dagingnya sama lembut dengan melon biasa. Segarnya boleh diadu, demikian pula manisnya. Tapi melon ini lebih eksotis: berbentuk kotak, berwarna hijau kekuningan, urat-uratnya membuatnya tampak lebih mirip buah tiruan dari bahan lilin. Itulah buah melon hasil utak-atik para peneliti tanaman di Taman Wisata Mekarsari, Cileungsi, Bogor.
Kini melon itu menjadi salah satu maskot Mekarsari. Berada di Wahana Melon, pengunjung kerap tertipu. ”Mereka mengira, bila bibit melon tersebut ditanam, akan menghasilkan buah berbentuk kotak pula. Padahal buah menjadi kotak karena perlakuan khusus,” ujar Mohamad Reza Tirtawinata, Kepala Divisi Pengembangan Proyek-proyek Khusus di Mekarsari. ”Sebenarnya enggak harus kotak. Kita mau bikin peang, lonjong, persegi panjang, piramida, atau seperti botol juga bisa.” Kuncinya: beri melon itu ”baju” dengan bentuk sesuai yang diinginkan. Baju itu diperlukan karena, kata Reza, melon kotak bukan hasil rekayasa genetika. ”Sama sekali tidak ada perlakuan istimewa saat buah masih dalam kondisi benih untuk membikinnya berubah bentuk,” ujarnya. ”Melon kotak mulai mendapat perlakuan khusus saat memasuki usia pertengahan. Di sini kami menyebut itu rekayasa budi daya tanaman.”
Karena bentuknya unik, harga melon kotak jauh lebih mahal dibandingkan dengan melon biasa. ”Bisa 10 kali lipat dari yang biasa dijual Rp 11 ribu per kilo,” katanya.

Sungguh Menarik bila kita mengetahui bahwa apa yang kita kenakan dalam hidup kita, ternyata mampu membentuk kualitas hidup kita. Pantas bila rasul Paulus pernah mengingatkan jemaat Efesus tentang naju rohani anak-anak Allah. Ikat pinggang : kebenaran, berbajuzirahkan : Keadilan, berkasut : kerelaan. Rasul Paulus meminta kita memakainya sebagai alat untuk menjalani kehdiupan yang makin berat dari hari kehari. Tujuannya jelas, yakni supaya kita mampu menyelesaikan segala sesuatunya dengan baik dan sempurna di hari penghakiman.

Hal lain yang perlu dicermati adalah, kapan kita mulai mengenakan baju rohani tersebut ? jawabannya adalah sama seperti baju yang di pakai oleh MELON, dipakai saat pertumbuhan. Artinya disini adalah, kita harus memberikan perhatian extra kepada generasi-generasi kita yang sedang bertumbuh imannya. Anak-anak remaja dan pemuda, Berikan kepada mereka baju rohani yang terbaik,berkualitas dan tahan uji. Disisi lain, sebagai generasi diatasnya. Berikan teladan dan contoh yang baik, bagaimana mempertahankan baju rohani kita. Agar mereka juga dengan senang hati mengenakan baju rohani dalam setiap perjalanan kehidupannya.

Satu hal yang pasti terjadi, sama seperti cerita tentang buah melon kotak. Menjadi mahala harganya. Demikian pula kelak kita, akan merasakan harga diri yang mahal karena kita telah melakukan sesuatu yang baik dalam hidup kita.

Selasa, April 28, 2009

Ketekunan membawa Sejahtera


BACAAN : IBRANI 10 : 32-37


Sambil merendam kaki di dalam parit yang airnya kecokelatan, Ino Setyawan, 19 tahun, Oka (20), dan Azis (22) menggosok-gosok tanah lempung bercampur air dalam sebuah wadah berupa wajan. Tanah dilarutkan, air dibuang. Yang dibiarkan tertinggal adalah kerikil-kerikil kecokelatan. Mereka mengamati kerikil itu dengan saksama, berharap salah satu dari kerikil adalah emas. Sudah sepekan ini kerikil emas yang diharap tak pernah didapat. Toh ketiga pemuda itu tak pantang menyerah. Mereka berlomba dengan ribuan penambang emas tradisional di kawasan hutan jati milik Perhutani, tepatnya di Petak 75 dan 79, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Ino yang sehari-hari menjadi nelayan di Dusun Pancer itu rela tak melaut. Ia mengajak serta saudaranya, Oka dan Aziz yang masih menganggur, untuk mendulang nasib. Berbekal sebuah penggorengan (wajan) dan karung goni, mereka menuju kawasan hutan sejauh 1,5 kilometer. Setiap hari berangkat pukul 01.00 dinihari dan baru pulang pukul 17.00. "Kalau bisa dapat emas, ya, enak, kerja jadi nggak susah,"

Mewujudkan hidup sejahtera, memerlukan usaha dan ketekunan serta perjuangan yang tidak ringan. Proses yang panjang dan berliku, akan dilalui sampai hidup sejahtera itu bisa tercapai. Resiko kegagalan, godaan dan kejenuhan juga dapat dipastikan mewarnai perjalanan kita dalam mewujudkan kesejahteraan itu. Maka untuk mewujudkannya diperlukan pengertian yang benar tentang arti SEJAHTERA dan bagaimana cara mewujudkannya.

Kesejahteraan sendiri dalam iman kristen, sejatinya bukan semata-mata hidup mapan secara duniawi dan berlimpah materi. Tapi bagaimana memiliki berkat Tuhan dan mampu menjadi saluran berkat bagi sesama, itulah sesungguhnya makna hidup sejahtera. Bukan seberapa besar berkat yang kita miliki, tetapi seberapa besar berkat yang kita bagi. Dengan kata lain dapat dikatakan apabila kita hanya memiliki dan menikmati BERKAT secara pribadi dan tanpa berusaha untuk berbagi dengan orang lain, itu artinya kita belum bisa menikmati hidup yang sejahtera.

Dan salah satu Kunci merebut kesejahteraan adalah, ketekunan. Itu terwujud di dalam usaha keras dan doa kita. Tanpa ketekunan, semua cita cita,mimpi dan pengharapan kita akan berpotensi untuk kandas di tengah jalan. Cerita diatas menunjukan, bahwa ketekunan akan membawa kita pada kehidupan yang lebih baik. Dan mestinya masing masing orang harus berlomba didalam ketekunan. Juga didalam ketekunan menjaga iman di dalam Kristus. Agar apa yang sudah kita terima didalam Kristus, yakni Hidup Terang itu dapat abadi dan kelak kita benar-benar dapat mewarisi kerajaan Sorga.

Jumat, April 24, 2009

Merk dan Kualitas



AYAT BACAAN : EFESUS 5 : 1-20

Ami Castea Liem, 30 tahun, hari rabu (22/04/2009) kemarin rela antre 3 jam di pusat perbelanjaan senayan city jakarta demi mendapatkan empat pasang Sepatu Crocs yang sedang "Big Sale". Sepatu Crocs yang biasanya dijual dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta, kemarin didiskon hingga Rp 149 ribu hingga Rp 500 ribu. Ketika ditanya mengapa ia membeli Crocs, kata dia, karena kenyamanan sepatu berbahan plastik tersebut. Selain itu, sepatu ini juga mudah dibersihkan. Alasan utama, katanya, "Tapi yang paling penting karena ini Crocs, gitu loh."

Merk yang sudah terkenal, membuatnya digilai dan diburu oleh banyak orang. Ada kebanggan tersendiri ketika memiliki dan memakainya. Hal lain adalah merk terkenal pastilah memiliki kualitas yang baik. Karenanya, merk terkenal biasanya menjadikan sebuah barang memiliki nilai jual tinggi. Maka ketika ada kesempatan mendapatkannya dengan harga yang murah, akan banyak orang rela berkorban tenaga,waktu untuk mendapatkannya.

Kita sesungguhnya memiliki merk kehidupan yang terkenal, yakni KRISTEN. Orang orang kristen sejatinya dikenal memiliki KASIH, KETULUSAN dan KEHORMATAN yang baik. Dan merk itu tercipta bukan dengan cara yang murah. Sang pencipta merk itu, rela mati di kayu salib, disiksa dan dihina demi manusia, umat yang dikasihinya. Melalui iman percaya kita atas karyaNya itulah, kita diselamatkan dan berhak memiliki MERK yang mahal.

Hidup memiliki merk yang mahal bukanlah sesuatu yang mudah. Kita harus memiliki kualitas yang baik agar merk yang baik itu tidak ternoda. Salah satu cara untuk memiliki hidup yang baik, adalah menjadi anak-anak terang seperti yang telah di sampaikan rasul Paulus kepada jemaat di Efesus. Jadi kalau kita kini sudah menyandang merk yang baik dan mahal, serta juga memiliki kualitas hidup yang baik dan terpercaya, maka dunia akan menghargai kita. Dan merk yang kita miliki itu akan abadi, di cari orang sepanjang masa.




Kamis, April 23, 2009

SUKSES ITU SEDERHANA !

AYAT BACAAN : Lukas 19 : 1-10

Pagi ini saya tertegun, membaca sebuah statement dari seorang sobat baik saya. Dia bilang "SUKSES ITU SEDERHANA !". Entah apa karena kebetulan juga, pagi ini saya menerima email dari seorang klien tentang ILMU KESUKSESAN. Kira-kira begini isi email itu :
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex,pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia... Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Kita, pada saat Kita gembira, Kita gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Kita sedih, Kita sedih sepenuhnya, setelah itu Kitasudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi. Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Tuhan, hidup baik, tidak menipu, saleh & selalu rendah hati, Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan dan kekurangan Kita apa adanya dengan penuh syukur.

Zakheus, mewakili profil tokoh sukses materi-duniawi dalam alkitab. Dikenal sebagai seorang pemungut cukai yang memiliki harta dunia secara berlimpah. Tapi bukan kesuksesan dalam hal itu yang membuat hidupnya damai sejahtera. Ketika dia berusaha menemukan Kristus dengan cara yang luar biasa (memanjat sebuah pohon ara) dan bahkan mampu membuat Yesus tertarik, bahkan kemudian mau menumpang di rumah Zakheus...itu adalah Puncak KESUKSESAN dalam riwayat hidup Zakheus. Keberhasilan dia untuk hidup dekat dengan Kristus, membuat hidupnya terasa lebih sukacita dan dia mengalami damai sejahtera.
Ternyata benar kata sahabat saya, sukses itu sederhana. Namun cara menggapai sukses yang sejati itu tidaklah mudah. Diperlukan pengertian yang mendalam, kerelaan untuk melepas kedagingan kita. Agar kita benar-benar memperoleh kelegaan atas kesuksesan kita yang sejati. Semoga Sukses Selalu !