Rabu, Mei 20, 2009

Kebutuhan atau Keinginan ?


AYAT BACAAN : ULANGAN 31 : 1-6

"Tak ngoyo" atau tak ingin memaksakan diri mengejar ambisi. Begitulah prinsip hidup yang dijalani aktris Marini Zumarnis saat ini. Dengan prinsip seperti itu, perempuan kelahiran Jakarta, 33 tahun lalu itu juga tak pernah merasa terbebani kala usaha yang dia coba mengalami kegagalan.T ermasuk, saat dirinya mencoba mencalonkan diri sebagai wakil rakyat dalam pemilihan umum yang digelar 9 April lalu, dan gagal. "Sebenarnya, aku di internal partai mendapat suara banyak. Tetapi ternyata di daerah pemilihanku itu, partaiku tidak mendapat kursi. Aku sudah berusaha yang terbaik. Kalau gagal ya itu kan Tuhan yang menentukan. Aku sih percaya saja, rezeki dan semua yang terjadi yang menentukan Tuhan," ungkap Marini

Dalam kehidupan, sering kali kita dihadapkan pada sebuah kondisi dilematis. Antara sebuah kebutuhan dan keinginan, dipisahkan oleh sekat yang sangat tipis. Namun sejatinya ada sebuah prinsip yang bisa membedakan, yakni bila sesuatu itu merupakan sebuah kebutuhan dan tak terpenuhi maka manusia akan berpotensi untuk menjadi susah dan sengsara bahkan menderita. Sebaliknya bisa sesuatu itu merupakan sebuah keinginan, dan belum bisa terpenuhi biasanya hanya timbul sebuah kekecewaan.

Berjuang dengan segenap tenaga untuk memenuhi kebutuhan hidup, rasanya lebih bisa membuat hidup ini berarti, daripada bersikap ambisius untuk sekedar memenuhi keinginan hidup. Dan Tuhan pun dalam memberikan AnugerahNya senantiasa melihat apakah itu sudah merupakan kebutuhan buat kita, atau hanya sekedar keinginan hati kita. Demikian pula dengan Musa, mungkin dia punya keinginan untuk dapat memimpin bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian. Apalagi dialah yang memimpin bangsa israel keluar dari tanah perbudakan. Namun kehendak Tuhan berkata lain. Tuhan tahu kebutuhan bangsa Israel tentang sosok pemimpin Muda yang diberkati, yang mampu menjadi pemimpin yang memotivasi bangsa israel untuk bekerja membangun hidup yang baru di tanah perjanjian.

Memahami segala rencanaNya tentang kebutuhan dan keinginan hidup kita, serta mau hidup senantiasa pada kehendakNya membuat damai sejahtera akan mengalir. Dan hidup kita jelas akan lebih berarti...

Selasa, Mei 19, 2009

Keajaiban Musik


AYAT BACAAN : 1 SAMUEL 16 : 14-23


Seorang peneliti kardiologi, Mike Miller, selama bertahun-tahun telah melakukan penelitian tentang kebahagiaan, atau tentang sesuatu yang membuat orang bahagia di dalam hatinya, yang biasanya juga terekspresikan didalam fisiknya. Dia memulai dengan studi mengukur tekanan darah pada sejumlah orang yang tengah mendengarkan musik. Hasilnya ternyata cukup mencengangkan, jaringan pembuluh darah orang yang sedang mendengarkan musik ternyata lebih mengendur, lebih terbuka, dan memproduksi sejumlah zat kimia yang melindungi kesehatan jantung. Tetapi ketika pendengar musik itu tidak nampak enjoy dan menikmati musiknya, kelenjar pembuluh darah nampak tak berpengaruh, bahkan cenderung menutup. "Tetapi musik juga dapat menangkal stress. Musik akan memberikan kita perasaan lebih baik dan senang, dan dalam beberapa hal dapat mendorong rasa euforia," ujar Miller. Sejumlah rumah sakit di Amerika Serikat telah menggunakan musik sebagai alat terapi. Menggunakannya sebagai bagian terapi dari penyakit yang disebabkan kurang lancarnya peredaran darah, mendorong relaksasi, mengurangi tensi tekanan darah, stres, dan kegelisahan.

Mungkin hal inilah yang mendorong Saul lebih banyak mendengarkan musik, ketika dia sedang di puncak stress. Daud yang dipilihnya, memainkan kecapi dengan alunan merdu, mampu membuat perasaan rileks bagi Saul. Ketika musik mengalun itulah, Saul merasakan pembebasan batin atas segala beban kehidupannya

Beban hidup manusia, dari hari kehari semakin berat. Lingkungan yang padat, persaingan yang ketat serta iklim yang tidak bersahabat membuat kadar stress manusia juga turut meningkat. Proses keseimbangan jiwa, melalui kegiatan yang mampu membawa pada suasana rilexs, sangat dibutuhkan agar kita bisa tetap bugar dan menjaga semangat juang. Dan hari ini kita belajar, bagaimana menikmati musik juga ternyata mampu membuat saraf-saraf kita kendor. Menyegarkan jiwa kita dan mebangkitkan semangat juang kita.

Ketika kita sedang berada dalam puncak stress, cobalah mendengarkan musik yang kita sukai. Bersenandunglah...nikmati dengan senyuman, dan lihat serta rasakanlah...badai itupun segera berlalu...

Selasa, Mei 12, 2009

BUKAN CINTA BIASA


AYAT BACAAN : YOHANES 3 : 15-18



Tommy adalah vocalis group band rock papan atas yang lumayan ganteng dan ngetop pada jamannya, tahun 80-an. Walaupun tidak sengetop God Bless, mereka masih punya fans ‘fanatik’ yang lumayan jumlahnya. Seiring berjalannya waktu, kelakuan Tommy dan para sahabat satu groupnya saat ini tidak bergeming dari life style orsinilnya; hidup bebas, urakan, kekanak-kanakan dan menyikapi hidup dengan visi sederhana; biar gak pernah serius, yang penting asik dan engga ganggu orang. Nah..masalahnya yang terakhir itu terasa mulai jadi tidak konsisten bagi Tommy ketika suatu hari di pintu apartementnya muncul gadis berusia 15 tahun yang mengaku anaknya. Keraguan bahwa itu hanya pengakuan yang mengada-ada dari gadis muda bernama Nikita itu mendadak sirna ketika Tommy mendengar langsung pangakuan Lintang, mantan pacarnya saat ia menjalani predikat sebagai “Play Boy Top 90-an” saat itu. Mereka berpisah begitu saja karena kelakuan Tommy yang jauh dari bagus itu. Lintang kini punya masalah, ia akan mengikuti calon suaminya pindah ke USA sementara Nikita masih harus menjalani sisa sekolahnya beberapa bulan sebelum menyusulnya. Dengan perasaan terpaksa, Lintang yang tidak punya pilihan lagi itu harus merelakan Nikita untuk sementara waktu, di”jaga” oleh Tommy. Demikian kira-kira sinopsis dari film Bukan Cinta Biasa yang segera tayang di layar lebar.

Bicara soal cinta, memang gampang-gampang susah. Seperti yang terjadi diatas, tommy yang dikenal hidup semau gue juga ternyata memiliki rasa cinta. Dan rasa CINTA itu ternyata menggelora ketika dia berjumpa dengan sosok anak yang dikasihinya. Yang juga membuat dia kembali menemukan hidup yang sejati, dan keluar dari sikap hidup semau gue.

Hidup kita sejatinya juga di mulai dari CINTA kasih Allah. Keberadaan kita di dunia ini juga tidak pernah lepas dari CINTA Allah. Bahkan ketika nyata-nyata kita bersikap hidup semau gue, Allah berkenan mengutus PutraNya untuk menunjukkan kepada kita wujud dari CINTA sejati Allah. Hidup kita yang semula semau gue, penuh kedagingan duniawi dan terancam pada maut sebagai upah dosa tapi dengan kehadiran Anak Allah, kita mendapatkan kembali CINTA sejati Allah.

Jelas bahwa yang diberlakukan Allah kepada kita adalah Bukan CINTA biasa. Cinta yang di berlakukan Allah kepada kita sudah terbukti merupakan CINTA sejati yang termahal. Dan itu telah menjadi Hak Milik kita, sebagai sesuatu yang termahal yang pernah kita miliki.

Maka bila kita sudah memilikinya, rawat dan jagalah CINTA Allah itu. Jangan pernah berpikir, bahkan berbuat untuk menggadaikan CINTA Nya terlebih untuk cinta-cinta dunia yang lain. Karena yang diberikanNya kepada kita adalah Bukan CINTA biasa !

Senin, Mei 11, 2009

LAKI-LAKI SEJATI


AYAT BACAAN : MAZMUR 128 : 1-6


Sebagai seorang model dan presenter, kesibukan Ferdy Hasan memang sangat padat. Tak pelak waktu untuk keluarga pun juga tak banyak. Namun pria kelahiran Jakarta, 35 tahun lalu, ini sangat menyadarinya.Lantaran itulah, begitu ada kesempatan libur, bapak dua anak itu berusaha memanjakan anak dan istrinya. Bukan membelikan barang berharga mahal. Bukan pula memberinya uang dalam jumlah besar. Dia hanya memasak untuk keluarga. "Kalau pas libur, pagi-pagi saya sudah bangun, lalu membuat masakan yang enak untuk mereka (anak dan istrinya). Kenapa pagi-pagi, karena saya ingin membuat kejutan," ungkap Ferdy. Begitulah cara Ferdy memanjakan keluarga. Bagi Ferdy, saat dirinya libur dari kerja, waktu sepenuhnya ia curahkan untuk mereka. ''Apa artinya sukses jika kita tidak mampu membaginya bersama orang yang kita cintai? Keluarga merupakan segalanya, mereka sumber semangat hidup aku,'' tandas Ferdy

Menjadi Laki-laki sejati ternyata bukan hanya memiliki keperkasaan dan ketangguhan secara fisik saja. Namun juga memiliki hati yang peka pada kebutuhan sekelilingnya. Dalam sebuah kehidupan keluarga, peranan laki-laki bukan hanya sebagai pelindung dan pemimpin saja. Tetapi ada peranan yang tak kalah penting yaitu Pengayom. Keluarga harmonis tercipta karena munculnya sosok yang mau melindungi dan mengayomi.

Mengayomi itu sendiri bisa terwujud dengan berbagai cara. Cara yang termudah adalah melayani. Laki laki sejati mestinya tak pernah merasa segan dan gengsi untuk melayani keluarga. Sesekali menggantikan peranan istri dalam rumah tangga, mencitrakan laki-laki yang penuh pengertian dan mengasihi keluarga dengan ketulusan hati.

Seperti yang ditulis oleh Raja Daud, laki-laki yang takut akan Tuhan akan memiliki hidup yang sejahtera. Keluarga yang hangat dan penuh berkat akan dikaruniakan kepadanya. Setujulah dengan apa yang dikatakan Ferdi Hasan. Apa artinya sukses bagi seorang laki-laki, bila tak mampu membagikannya dengan keluarga yang dicintainya ?

Kamis, April 30, 2009

Menangis dengan Sukses !


AYAT BACAAN : LUKAS 7 : 37-50

Penyanyi papan atas Indonesia, Dewi Sandra Killick berusaha mengungkapkan isi hatinya lewat lagu kepada sang suami Glenn Fredly. Judul lagu itu "Kapan Lagi Bilang I Love You". Tembang tersebut menjadi single hits untuk albumnya yang berjudul Wanita. Ternyata meski saat ini pernikahannya di ambang perceraian, dia masih mengharapkan ada kata cinta dari suaminya itu. Dengan jujur Ia mengatakan, " Saya menyanyikannya dengan jujur dan apa adanya. Nangisnya saja saya nikmati". Demikian yang Dewi Sandra katakan kepada wartawan , ketika merelease albumnya di jakarta kemarin.

Menangis adalah salah satu wujud emosi juga. Dan ini bukan hanya didominasi oleh kaum wanita saja, tetapi juga kaum pria. Penyebabnya juga macam, tapi yang terbanyak adalah karena peristiwa-peristiwa menyedihkan yang menjadikan perasaan duka kepada seseorang. Tetapi bukan hanya itu, perasaan senang dan sukacita pun terkadang mampu membawa seseorang pada situasi menangis. Semuanya normal saja, dan sangat bisa dimaklumi ketika air mata mengalir, dan terjadilah tangisan itu.

Alkitab juga menceritakan tokoh-tokoh yang pernah menangis. Salah satunya adalah perempuan di Yudea yang datang dihadapan Tuhan Yesus dengan tangis dan sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Ia menangis, berdiri di belakang Yesus dekat kakinya, lalu membasahi KakiNya dengan air mata dan kemudian menyeka dengan rambutnya. Tangis yang terjadi saat itu, adalah wujud expressi penyesalan atas dosanya dan permohonan ampun kepada Yesus. Diakhir cerita, Tuhan Yesus tersentuh hatiNya dan berkenan mengampuni dosa si wanita tersebut.

Menangis ternyata mampu mengangkat beban kehidupan. Dan itu jelas terlihat dalam cerita diatas, dan mungkin juga terjadi didalam kehidupan kita. Adakalanya kita merasa PLONG setelah menangis dan merasa beban kita sedikit terangkat. Cerita pada pagi ini mengingatkan kita untuk tidak perlu ragu lagi menangis dihadapan Tuhan. Ketika beban hidup terasa menghimpit kita, larilah dan menangislah dihadapanNya. Muliakan lah Dia, lewat doa yang sungguh-sungguh dan sandarkanlah perjalanan hidup kepada Dia. Dan rasakanlah kesuksesan sebuah tangisan.

Rabu, April 29, 2009

Baju Rohani


AYAT BACAAN : EFESUS 6 : 11 - 18


Dagingnya sama lembut dengan melon biasa. Segarnya boleh diadu, demikian pula manisnya. Tapi melon ini lebih eksotis: berbentuk kotak, berwarna hijau kekuningan, urat-uratnya membuatnya tampak lebih mirip buah tiruan dari bahan lilin. Itulah buah melon hasil utak-atik para peneliti tanaman di Taman Wisata Mekarsari, Cileungsi, Bogor.
Kini melon itu menjadi salah satu maskot Mekarsari. Berada di Wahana Melon, pengunjung kerap tertipu. ”Mereka mengira, bila bibit melon tersebut ditanam, akan menghasilkan buah berbentuk kotak pula. Padahal buah menjadi kotak karena perlakuan khusus,” ujar Mohamad Reza Tirtawinata, Kepala Divisi Pengembangan Proyek-proyek Khusus di Mekarsari. ”Sebenarnya enggak harus kotak. Kita mau bikin peang, lonjong, persegi panjang, piramida, atau seperti botol juga bisa.” Kuncinya: beri melon itu ”baju” dengan bentuk sesuai yang diinginkan. Baju itu diperlukan karena, kata Reza, melon kotak bukan hasil rekayasa genetika. ”Sama sekali tidak ada perlakuan istimewa saat buah masih dalam kondisi benih untuk membikinnya berubah bentuk,” ujarnya. ”Melon kotak mulai mendapat perlakuan khusus saat memasuki usia pertengahan. Di sini kami menyebut itu rekayasa budi daya tanaman.”
Karena bentuknya unik, harga melon kotak jauh lebih mahal dibandingkan dengan melon biasa. ”Bisa 10 kali lipat dari yang biasa dijual Rp 11 ribu per kilo,” katanya.

Sungguh Menarik bila kita mengetahui bahwa apa yang kita kenakan dalam hidup kita, ternyata mampu membentuk kualitas hidup kita. Pantas bila rasul Paulus pernah mengingatkan jemaat Efesus tentang naju rohani anak-anak Allah. Ikat pinggang : kebenaran, berbajuzirahkan : Keadilan, berkasut : kerelaan. Rasul Paulus meminta kita memakainya sebagai alat untuk menjalani kehdiupan yang makin berat dari hari kehari. Tujuannya jelas, yakni supaya kita mampu menyelesaikan segala sesuatunya dengan baik dan sempurna di hari penghakiman.

Hal lain yang perlu dicermati adalah, kapan kita mulai mengenakan baju rohani tersebut ? jawabannya adalah sama seperti baju yang di pakai oleh MELON, dipakai saat pertumbuhan. Artinya disini adalah, kita harus memberikan perhatian extra kepada generasi-generasi kita yang sedang bertumbuh imannya. Anak-anak remaja dan pemuda, Berikan kepada mereka baju rohani yang terbaik,berkualitas dan tahan uji. Disisi lain, sebagai generasi diatasnya. Berikan teladan dan contoh yang baik, bagaimana mempertahankan baju rohani kita. Agar mereka juga dengan senang hati mengenakan baju rohani dalam setiap perjalanan kehidupannya.

Satu hal yang pasti terjadi, sama seperti cerita tentang buah melon kotak. Menjadi mahala harganya. Demikian pula kelak kita, akan merasakan harga diri yang mahal karena kita telah melakukan sesuatu yang baik dalam hidup kita.

Selasa, April 28, 2009

Ketekunan membawa Sejahtera


BACAAN : IBRANI 10 : 32-37


Sambil merendam kaki di dalam parit yang airnya kecokelatan, Ino Setyawan, 19 tahun, Oka (20), dan Azis (22) menggosok-gosok tanah lempung bercampur air dalam sebuah wadah berupa wajan. Tanah dilarutkan, air dibuang. Yang dibiarkan tertinggal adalah kerikil-kerikil kecokelatan. Mereka mengamati kerikil itu dengan saksama, berharap salah satu dari kerikil adalah emas. Sudah sepekan ini kerikil emas yang diharap tak pernah didapat. Toh ketiga pemuda itu tak pantang menyerah. Mereka berlomba dengan ribuan penambang emas tradisional di kawasan hutan jati milik Perhutani, tepatnya di Petak 75 dan 79, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Ino yang sehari-hari menjadi nelayan di Dusun Pancer itu rela tak melaut. Ia mengajak serta saudaranya, Oka dan Aziz yang masih menganggur, untuk mendulang nasib. Berbekal sebuah penggorengan (wajan) dan karung goni, mereka menuju kawasan hutan sejauh 1,5 kilometer. Setiap hari berangkat pukul 01.00 dinihari dan baru pulang pukul 17.00. "Kalau bisa dapat emas, ya, enak, kerja jadi nggak susah,"

Mewujudkan hidup sejahtera, memerlukan usaha dan ketekunan serta perjuangan yang tidak ringan. Proses yang panjang dan berliku, akan dilalui sampai hidup sejahtera itu bisa tercapai. Resiko kegagalan, godaan dan kejenuhan juga dapat dipastikan mewarnai perjalanan kita dalam mewujudkan kesejahteraan itu. Maka untuk mewujudkannya diperlukan pengertian yang benar tentang arti SEJAHTERA dan bagaimana cara mewujudkannya.

Kesejahteraan sendiri dalam iman kristen, sejatinya bukan semata-mata hidup mapan secara duniawi dan berlimpah materi. Tapi bagaimana memiliki berkat Tuhan dan mampu menjadi saluran berkat bagi sesama, itulah sesungguhnya makna hidup sejahtera. Bukan seberapa besar berkat yang kita miliki, tetapi seberapa besar berkat yang kita bagi. Dengan kata lain dapat dikatakan apabila kita hanya memiliki dan menikmati BERKAT secara pribadi dan tanpa berusaha untuk berbagi dengan orang lain, itu artinya kita belum bisa menikmati hidup yang sejahtera.

Dan salah satu Kunci merebut kesejahteraan adalah, ketekunan. Itu terwujud di dalam usaha keras dan doa kita. Tanpa ketekunan, semua cita cita,mimpi dan pengharapan kita akan berpotensi untuk kandas di tengah jalan. Cerita diatas menunjukan, bahwa ketekunan akan membawa kita pada kehidupan yang lebih baik. Dan mestinya masing masing orang harus berlomba didalam ketekunan. Juga didalam ketekunan menjaga iman di dalam Kristus. Agar apa yang sudah kita terima didalam Kristus, yakni Hidup Terang itu dapat abadi dan kelak kita benar-benar dapat mewarisi kerajaan Sorga.